Wednesday, July 16, 2025

Blog Atau Sosial Media?

Di dalam kehidupan dalam berbagi momen terhadap dunia luar sebenarnya mana yang lebih baik antara sosial media dengan blog? Yang pertama kita akan membahas blog terlebih dahulu, kelebihan blog adalah seseorang gak perlu login untuk membaca, semisal anda ingin membaca blog saya maka culup ingat saja website saya lalu ditambahkan ke bookmark dan selesai

Lalu kelebihan sosial media apa? yang pertama adalah lebih interaktif jadi tidak hanya melihat saja namun juga bisa berinteraksi dengan realtime karena bisa langsung dapat pemberitahuan terkini terhadap seseorang buat status apa, yang kedua adalah tidak mudah bosan dengan konten yang itu-itu saja jadinya ya semisal gak punya teman tetap akan ada postingan di beranda

Jadi kesimpulannya pilih blog atau sosial media? blog lebih bagus karena terarsip dan bisa dipindahkan dalam bentuk offline namun jika sosial media hanya lebih mengutamakan online, sosial media lebih bagus untuk orang yang selalu online dan berbagi kabar, sedang blog lebih bagus bagi orang yang memiliki jadwal membaca yang baik, keduanya bagus cuma tergantung kitanya saja

Tuesday, July 15, 2025

Kesedihan Semoga Berlalu

Kali ini saya menulisnya rada berbeda karena nuansanya memang lagi sedih bukan lagi senang, sempat saya meneteskan air mata namun sudah saya basuh lagi di toilet dan setelahnya kembali lagi menangis, kalau kata orang jadi laki itu jangan cengeng tapi ya bukan berarti gak boleh menangis karena dulu saya menangis lebih dari ini

Perjalanan yang mengingatkan saya terhadap almarhum bapak saya yang sudah meninggal sejak lama, bukan berarti saya gak ikhlas sih tapi lebih kepada sesuatu yang teringat tidak bisa dibohongi jadinya sedih lagi, karena saya punya hati sih jadinya ya kenapa nggak nangis aja, barangkali karena saya juga sudah lama tidak nangis jadi nangis juga

Monday, July 14, 2025

Ignorance Is Bliss

Lebih baik tidak tahu daripada mengetahui, tidak semua di dunia ini harus diketahui dalam artian kita harus mengetahui sesuatu yang bisa buat semangat dibanding mengetahui yang baik tapi yang buruk juga diketahui, di dalam dunia ini kita terkadang kebanyakkan ingin tahu seperti mencoba memprediksi apa yang akan terjadi tapi ternyata gak kejadian juga memang ada kebodohan yang dilakukan oleh manusianya sendiri

Sebenarnya tidak mengapa mendengarkan kritikan dari orang lain semisal mengapa saya tidak mau membantu bukan karena tidak bisa bantu tapi jika dibantu pun akan tetap failure alias gagal ditengah jalan dan orang lain yang menilai ketidak mampuan itu juga tidak dapat disepelekab juga karena ya memang itu keinginannya dia bukan berarti saya setuju, jika dia menginginkan seperti itu ya sudah maka jalankan beserta resikonya dan tidak perlu harus merasa bingung

Ada kalanya kita mengorbankan 2 orang sebelum memulai untuk 1 orang supaya bisa tidak terhenti langkahnya jauh lebih baik sedangkan jika 3 itu berjalan semua dan ditengah jalan berhenti maka apa yang terjadi? ya itu dia, berhentinya bukan 2 tapi 3 orang sekaligus maka tentu harus memikirkan kemampuan diri karena tidak semua bisa berjalan semua, setiap proses harus dijalankan satu per satu, maka ketika sudah saya menilai dia dan itu juga saya tidak mau untuk membantu karena tetap akan berbahaya, saya tidak bisa membiarkan bahaya itu terjadi maka lebih baik tidak dibantu agar dia mengetahui bahwa kebijakan yang dia ambil itu berbahaya

Terdengar sadis? Mungkin.

Sunday, July 13, 2025

Sebenarnya Pilih Unlimited Atau Kuota?

Dulu saya memang pernah berfikir terhadap suatu iklan operator tri yang bilang “kebebasan itu omong kosong” dan di zamannya ada paket yang namanya alwayson yang menawarkan akses gratis ditambah kuota 512MB kalau sekarang unlimited itu bentuknya ada yang pakai wifi rumahan ada juga yang semacam kartu axis yang menawarkan unlimited namun sebenarnya apa hakikatnya?

Tidak ada yang mengetahui secara persis kita sendiri pun mau pakai untuk apa jika ada unlimited ini, lebih kepada hakikatnya waktu yang tidak terbatas dibanding penggunaan kuotanya itu sendiri bahkan menariknya semakin tahu ada unlimited malah tidak terpakai namun jika kuota itu lebih bisa terpakai, unlimited itu juga berbatas FUP yang kita sendiri pun gak tahu setelah FUP mau ngapain juga

Unlimited juga dahulu ada di zaman BlackBerry yang layanannya ada Full Service yang bisa download itu pun kalau saya hitung seharian paling mentok-mentoknya 2GB dan tidak bisa lebih dari itu karena setelahnya sudah bingung mau ngapain, operator memang pintar memanfaatkan psikologis seseorang dalam menggunakan internet, unlimited lebih kepada teknis kalau setiap orang pake semua unlimitednya terjadi bottleneck yang dimana jadi lemot beserta gangguan, jadi masalah juga kan?

Saturday, July 12, 2025

Pro Kontra Hanya Subjektif Belaka

Kali ini saya berbicara pro kontra memang lebih kearah sudut pandang subjektif bukan objektif, sebagai contoh jika saya tidak suka pertamina karena unsur pemerintah maka tidak objektif karena pertamina adalah stasiun pom bensin terbanyak juga termurah jika saya pakai subsidinya begitu juga dengan telkomsel misalnya, namun saya bukan berfokus ke pembahasan kontra terhadap pemerintah melainkan lebih kepada isu ringan saja dalam kehidupan bermasyarakat

Semisal jika tiba-tiba seseorang membicarakan keburukan orang hanya karena sesuatu itu tampak faktual yang diceritakan oleh orang lain, hal semacam itu belum faktual jika belum mengkonfirmasikan terhadap orang yang dimaksud sehingga tampak fiksi, juga semisal rocky gerung yang dulu mengatakan kitab suci adalah fiksi lalu salah? tentu tidak

Fiksi karena belum terjadi saat ini namun faktual jika sudah tiba masanya, begitulah logika berfikir, maka terkadang saya enggan buka whatsapp atau sosial media selain memang tidak dipakai, juga tidak ingin melihat sebuah konten hanya berdasarkan subjek algoritma terhadap apa yang kita sukai lalu objektif? tidak, saya sudah banyak mempelajari tentang hal di masyarakat yang memang sifatnya hanya subjektif bukan objektif, objektif jika ada keduanya, ketika kita kontra maka dimana nilai pronya?