Tuesday, June 17, 2025

Open Source Tapi Kok Bayar?

Jika kita menilik atau melihat aplikasi semacam threema yang berbayar atau OS linux semacam redhat berbayar, coba kita sama-sama telusuri apakah etis open source tapi bayar? Jika selama ini open source itu basisnya donasi namun saya mengerti bahwa jika semua adalah pengguna tanpa ada yang donasi maka pengembangan proyek open source akan terhenti dan ini yang sering saya amati karena minim donasi maka pengembangannya itu-itu saja karena tetap saja butuh biaya dalam membuat sesuatu yang gratisan ini

Saya sebenarnya bukan tipe fanatik open source berbayar ini namun dari segi etis masih lebih etis dari closed source berbayar karena closed source maka tidak ada transparansi yang mengakibatkan sesuatu itu tersembunyi, apalagi closed source gratisan macam whatsapp akan lebih tidak etis lagi kalau kita semua mau berfikir ke arah sana

Anda pakai android? android itu bayar, kok bisa? ya, walaupun mungkin cuma 1 dollar alias Rp15.000-an untuk kurs saat ini dengan harga yang sudah include dengan handphonenya, jadi gak gratis kecuali AOSP yang tersedia atau disediakan secara sengaja oleh google, jadi dengan kata lain bahwa open source sudah bisa dijadikan bisnis tidak lagi terpaku pada donasi